LATAR BELAKANG

Model Bisnis (Business Model) adalah bagaimana sebuah organisasi menciptakan, menawarkan dan menangkap nilai (value). Dan model bisnis bisa didefinisikan sebagai paparan strategi yang harus dibuat sebuah bisnis sebelum mulai berkompetisi dengan bisnis lainnya. Banyak sekali strategi yang harus dijelaskan dalam sebuah model bisnis karena strategi tersebut berhubungan dengan banyak aspek dalam sebuah bisnis. Anda ingin mengetahui hal hal pokok dari suatu bisnis sehingga bisa dengan cepat memutuskan untuk melakukan investasi. Atau Anda ingin membandingkan bisnis yang sedang Anda jalani sekarang dengan pesaing Anda dengan cepat. Mungkin Anda ingin menyempurnakan bisnis Anda saat ini dengan mengubah hal hal pokok tetapi berdampak significance. Jawabannya ada di Business Model Canvas.

Siapa yang tidak mau di antara kita memiliki bisnis yang berkembang pesat dan terus menerus menjadi besar ? Tentunya kita semua menginginkan hal tersebut bukan? Bayangkan saja suatu saat kita menjadi pemilik usaha dan bisnis yang besar dan betapa banyak manfaat yang bisa kita ambil dan sebarkan dari bisnis kita itu. Memiliki usaha sendiri yang sukses tentunya merupakan hal yang diidamkan oleh banyak orang. Sayangnya membuat suatu usaha menjadi sukses bukanlah hal yang mudah. Banyak aspek dalam sebuah bisnis yang perlu direncanakan dengan baik dan secara terperinci sehingga terbentuk model bisnis yang menjanjikan keuntungan. Banyak pemula bisnis mengalami kesulitan dalam merencanakan sebuah model bisnis. Banyak aspek penting yang kadang terlewat dari perencanaan suatu model bisnis

Tentunya membangun sebuah bisnis memerlukan proses. Tidak bisa kemudian langsung besar begitu saja tanpa usaha dan perjuangan. Khususnya bagi para pengusaha mahasiswa yang masuk dalam kategori start-up, pastilah merasakan betapa kerasnya perjuangan untuk mengembangkan bisnis. Maka menjadi penting kenapa pengusaha start-up harus memiliki sebuah business model, agar dapat dipetakan, tergambar secara sistematis, yang nantinya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan pengembangan manajemen stratejik bisnis. Masalahnya tidak semua pengusaha pemula (bahkan yang sudah lama berbisnis) tahu apa itu business model dan juga memilikinya.

Business Model Canvas (BMC). BMC adalah sebuah tools yang dikembangkan oleh Alexander Osterwalder, yang dipopulerkan melalui bukunya Business Model Generation. BMC dikembangkan untuk membantu organisasi bisnis dan pengusaha pemula untuk memetakan dan melakukan analisa terhadap model bisnis dan juga sebagai alat (tools) yang digunakan untuk menyederhanakan konsep model bisnis yang rumit dan kompleks agar dapat dimanfaatkan oleh sebuah organisasi/ wirausahawan untuk membuat, mendiskusikan, dan memahami sebuah model bisnis dengan lebih sistematis dan efisien sehingga bisa menjangkau target pasarnya secara efektif. Business Model Canvas dikembangkan dengan mempertimbangkan 9 blok utama yang harus diperhatikan dalam memetakan model bisnis. Kesembilan blok utama ini, semua terangkum dalam satu canvas (1 halaman). Inilah yang juga membuat Business Model Canvas unggul karena dengan kesederhanaannya yang hanya terdiri dari 1 halaman ini, ternyata powerful untuk memberikan pemahaman tentang model bisnis secara utuh.

SILABUS PELATIHAN

  1. Pentingnya Busines Model dan bagaimana membuatnya dengan menggunakan Business Model Canvas
    • Mengapa kita membutuhkan Business Model Canvas
    • Manfaat Business Model Canvas
    • 9 Blok dalam Business Model Canvas
    • Mengenal Pelanggan Kami
  2. Proses Pada Bagian Penjualan
    • Apa yang kami jual
    • Mempengaruhi Daya Beli
    • Hubungan Pelanggan
    • Arus Pendapatan
  3. Proses Pada Bagian Produksi
    • Sumber Daya Bisnis
    • Kegiatan Bisnis
    • Memilih Mitra
    • Struktur Biaya
  4. Praktek dan Simulasi membuat Business Model Canvas

9 Kunci Utama Keberhasilan Bisnis

  1. Customer Segments : Siapa konsumen Anda? Seperti apa deskripsi orang yang ingin masalahnya Anda pecahkan? Bagaimana karakteristik mereka? Apa yang mereka pikirkan? Rasakan? Lakukan?
  2. Value Proposition : Solusi apa yang Anda tawarkan ke konsumen Anda? Apa yang menarik dari solusi Anda? Apa yang membuat konsumen mau memilih, membeli, dan menggunakan value Anda?
  3. Channels : Bagaimana cara agar value / solusi masalah Anda bisa sampai ke tangan konsumen?
  4. Customer Relationship : Bagaimana cara Anda berinteraksi untuk menjaga loyalitas konsumen?
  5. Revenue Streams : Bagaimana cara bisnis menghasilkan uang dari value yang ditawarkan?
  6. Key Activities : Apakah aktivitas kunci atau strategi kompetitif yang dilakukan bisnis untuk menciptakan value proposition nya?
  7. Key Resources : Apa saja sumber daya yang harus dimiliki perusahaan agar dapat kompetitif dalam menciptakan value?
  8. Key Partnership : Siapa partner yang mendukung organisasi agar selalu kompetitif?
  9. Cost Structure : Apa saja faktor – faktor yang membentuk biaya yang harus dikeluarkan?

MANFAAT BUSINESS MODEL CANVAS

Business Model Canvas menjadi populer tidak hanya di perusahaan besar yang mapan, namun juga populer di kalangan entrepreneur dan juga intrapreneur dalam memetakan, menganalisis, validasi, dan melakukan inovasi di model bisnis yang telah ada.

  1. Mempersingkat penulisan perencanaan bisnis
    Dengan metode konvensional, pelaku usaha akan diharuskan menulis panjang lebar mengenai perencanaan bisnis yang akan dibuat. Sementara dengan Business Model Canvas, perusahaan hanya perlu mengisi poin-poin perencanaan bisnis sesuai blok yang ditetapkan tanpa perlu menulis panjang lebar. Penentuan poin penting pun semakin terarah dengan blok yang telah disediakan.
  2. Meningkatkan fokus perusahaan terhadap poin penting perencanaan bisnis
    BMC memfokuskan bisnis pada elemen strategis yang paling penting dan akan memiliki dampak terbesar pada mendorong pertumbuhan. Sifat visualnya membantu pemahaman dengan dapat melihat gambaran keseluruhan bisnis dan dengan demikian melihat area kekuatan dan kelemahan tergantung pada input. Itu membangun model bisnis sedemikian rupa sehingga keseluruhan terdiri dari dan lebih besar dari jumlah bagian.
  3. Mengurangi resiko kekeliruan dalam eksekusi bisnis
    Secara tidak langsung, Business Model Canvas dapat dijadikan dokumen blueprint perencanaan bisnis untuk perusahaan. Ketika pelaku bisnis melakukan eksekusi bisnis, mereka dapat menjadikan Business Model Canvas akan menjadi panduan perusahaan untuk menjalani eksekusi bisnis berdasarkan poin yang telah dirancang sebelumnya. Dengan demikian, perusahaan pun dapat mengurangi resiko kekeliruan dalam eksekusi bisnis.

3 Sesi Pelatihan :

  1. Konsep dan Pengisian Business Model Canvas
  2. Penilaian Performa Business Model Canvas
  3. Inovasi menggunakan Business Model Canvas

Anda Akan Mempelajari :

  1. Apa yang dimaksud dengan model bisnis dan Business Model Canvas
  2. Bagaimana Membangun Perencanaan Bisnis yang Menyeluruh
  3. Filosofi dan mengapa menggunakan Business Model Canvas untuk mengoptimalkan bisnis
  4. Bagaimana merencanakan bisnis dengan menggunakan Business Model Canvas
  5. Bagaimana membuat inovasi bisnis dengan memanfaatkan Business Model Canvas
  6. Bagaimana melakukan pivot dan mengembangkan bisnis model yang lebih baik.

WAKTU :

  • 3 Sesi Pertemuan, @2 Jam
  • Tanggal : 24, 25, dan 27 Mei 2021
  • Waktu : 18.30 – 20.30 WIB

FASILITAS :

  • Mengikuti 3 sesi Pelatihan
  • Materi Pelatihan
  • Template soft file
  • Praktik langsung
  • Video Rekaman Pelatihan
  • E – sertifikat Pelatihan

GRATIS

Template Presentasi Bisnis, senilai Rp. 750.000

DOORPRIZE

1 Unit Handphone

Uang Tunai Rp. 1.000.000,-

Uang Tunai Rp. 500.000,-


BIAYA PELATIHAN :
Rp. 285.000,-

Segera Mendaftar

+62


Download Surat

Penyelenggara Kegiatan

Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) merupakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan resmi yang berdiri sejak tahun 2005, dan telah Tersertifikasi ISO 9001 : 2015 bidang Manajemen Mutu, serta ISO 21001 : 2018 bidang Pendidikan dan Pelatihan, serta telah Ter Akreditasi A Oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) – RI, untuk kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Pengadaan dan Sertifikasi Barang/ Jasa pemerintah. Saat ini telah memiliki Alumni sebanyak 1.600.230 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia, LPKN juga telah medapatkan 2 Rekor MURI, dalam penyelenggaraan Webinar dengan jumlah Peserta lebih dari 150.000 orang.

Kunjungi juga website kami di www.LPKN.id

KONTAK
Kantor : 021 – 47862224
Panitia : 0811 1102 991


© Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional: 2020.